Programa dan Resensi

Prelude
Ouverture
Perkumpulan Kesenian
Kamp-kamp Jepang
Orkestra dan choirs
Komponis
Artis
Sticusa dan Erasmushuis
Encores atau links
Peneliti
Kronologi dan peta
Radio
Gedung-gedung Kesenian
Gamelan
Kritik-kritik
Kliping
Programa dan Resensi
Buku Tamu
 
Konser yang diselenggarakan oleh Kunstkring          Print Version/Afdruk Versie

Tadi malam violis wanita dari Hongaria, Elise Cserfalvi, yang sedang mengadakan turne di beberapa kota di Indonesia, mengadakan konser di Gedung Kesenian, dengan Bond van Kunstkringen sebagai pelindungnya. Yang mengiringinya ialah pianis Belanda Felix de Nobel.

 

 

Sang violis tidak berhasil bermain dengan mengesankan dalam bagian pertama programanya. Meskipun banyak segi dari permainannya sangat mengagumkan, tetapi unsur yang mengharukan tidak ada. Penyebabnya bukan karena teknik bermainnya yang ‘’masih muda’’, dan di sana sini agak kurang dapat menguasai diri, juga tidak karena tindakan ‘’yang dapat dimaafkan’’, yaitu berspekulasi mengenai publik, dan tidak juga karena pengaruh iklim pada bunyi instrumen

 

 sehingga diperlukan dawai-dawai baja, yang menimbulkan masalah bagi violis yang biasanya mendengar reaksi gesekan yang luwes, yang diberikan oleh

dawai-dawai usus A dan D.

Dalam permainan sonata yang terakhir dari tiga sonata gubahan Brahms, Cserfalvi mulai membuktikan bahwa dia memang layak mendapat tempat yang diberikan kepadanya  di panggung internasional.

Pada malam itu Felix de Nobel mendapat kesempatan untuk membuktikan  bahwa dia memiliki bakat-bakat yang sangat bagus sebagai pemain piano.

 

Dalam rhapsodie gubahan Bartok, sang violis menunjukkan kebolehannya sebagai seniwati sejati, dan membuktikan bahwa dia benar-benar putri negaranya, Hongaria.

 

Tzigane dari Ravel yang dimainkan dengan sangat bagus menutup programa itu, dan atas sambutan hadirin yang sangat meriah, sang violis memberi tambahan permaianan.

 

H.v.W (Javabode).          

 

Print Version/Afdruk Versie