Programa dan Resensi

Prelude
Ouverture
Perkumpulan Kesenian
Kamp-kamp Jepang
Orkestra dan choirs
Komponis
Artis
Sticusa dan Erasmushuis
Encores atau links
Peneliti
Kronologi dan peta
Radio
Gedung-gedung Kesenian
Gamelan
Kritik-kritik
Kliping
Programa dan Resensi
Buku Tamu
 
Seni dan Sastra tertanggal 1928          Print Version/Afdruk Versie

Ida Langerveld, pemain solo biola dalam konser rakyat ke-119, yang tadi malam dipagelarkan oleh musik staf, adalah seniwati yang dicintai  oleh publik. Sebelum dia tampil semua orang sudah merasa yakin bahwa kali ini pun dia akan meraih sukses besar dengan permainannya. Tetapi dalam hati kami timbul pertanyaan ini:  seandainya yang tampil itu seorang yang sama sekali tidak dikenal, tetapi yang prestasinya sama hebatnya, apakah dia akan juga meraih sambutan yang begitu meriah seperti Ida?  Konser g-moll gubahan  Bruch sebetulnya terlalu berat untuk violis ini. Sesudah pembukaannya dimainkannya

 dengan sedikit gugup, dia bermain cukup bagus. Gesekannya pada dawai-g terdengar murni dan indah, dan bagian-bagian yang tenang dalam karya itu dimainkannya dengan  penuh perasaan dan merdu, namun di bagian passage, permaiannya menjadi tidak jelas, dan kedua dawai yang tinggi terdengarnya tinggi dan lemah, tetapi kesalahannya juga terletak pada biolanya. Dalam kedua bagian yang pertama, musik pengiringnya mengikutinya dengan benar,  dan terdengarnya bagus - meskipun pada awalnya ada beberapa kurang ketelitian . Tetapi bagian terakhir tidak berjalan begitu lancar.
Violisnya memainkan tema itu agak perlahan, dan ketika dia ingin mempercepat tempony, Tn. De Ruyter Korver menemui kesulitan untuk menyuruh para pemain orkesnya mengikuti tempo itu. Tetapi tema utamanya telah dimainkan oleh orkes itu dengan lebih tegas daripada violisnya, yang akibat kesulitan-kesulitan teknis memainkan musik itu dengan agak datar. Untunglah tidak lama
 kemudian, ketika dia menguasai lagi bagian permainannya, dia bermain dengan bagus lagi.
Lida Langerveld memiliki banyak keberanian. Sselain itu dia punya bakat musik,  dan selera musiknya pun bagus, lagipula tekniknya telah berkembang dengan pesat, pendek kata dia memiliki bobot yang membenarkan penampilannya di atas panggung. Dan sukses yang telah diraihnya sungguh besar.
Setelah waktu jeda, dia memperdengarkan empat karya Kreisler  bersama pianis Regina Grelinger. Ruangan konser itu dipadati oleh para pecinta musik yang sudah datang jauh sebelum pertunjukan dimulai.

Print Version/Afdruk Versie